Menu dan Daya Tarik Lain di St. Vincent Tavern and Wine Merchant

Menu dan Daya Tarik Lain di St. Vincent Tavern and Wine Merchant

Menu dan Daya Tarik Lain di St. Vincent Tavern and Wine Merchant – Beragam restoran menyajikan hal yang berbeda-beda. Pastinya, menu akan menjadi poin utama untuk ditawarkan. Orang datang ke restoran tentu untuk menimati santapan lezat. Dekorasi yang ada menjadi faktor pendukung. Kualitas pelayanan pun demikian. Kalau anda sedang mencari restoran yang menyajikan anggur berkualitas dan tetap mempunyai deretan menu yang menggugah selera, St. Vincent Tavern and Wine Merchant adalah salah satunya. Lokasinya ada di San Francisco, tepatnya di Mission District. Sesuai namanya, wine atau anggur memang menjadi daya tarik utama yang bisa ditemukan di deretan menu yang tersedia. Pastinya, ada hal lainnya yang patut diperhatikan.

Dari segi desain interior restorannya, orang yang datang pertama kali bisa saja beranggapan bahwa ini memang bukan restoran. Konsep berupa tavern atau kedai minuman akan sangat terasa. Suasana yang dihadirkan memang sangat cocok untuk mencicipi beragam wine dan opsi lainnya sambil bersantai. Namun saat sudah melihat daftar menu yang ada, barulah akan terlihat bahwa St. Vincent Tavern and Wine Merchant memang merupakan sebuah restoran. Desain interior yang diusung memang lebih untuk membuat pengunjung lebih relaks dan nyaman tanpa harus tampil secara mewah layaknya di restoran berbintang. Walau demikian, kualitas makanan dan minumannya sama sekali tak bisa diremehkan.

Ada dua sosok penting di balik kualitas menu yang ada di St. Vincent Tavern and Wine Merchant. Chef tentu saja adalah salah satunya. Orang yang ada di balik beragam menu makanan lezat di restoran tersebut adalah Bill Niles. Sebelum akhirnya menjadi penanggung jawab di dapur St. Vincent Tavern and Wine Merchant, Bill Niles adalah seorang chef di Bar Tartine. Dia dikenal dengan keberaniannya untuk menghadirkan menu yang dirasa kurang umum. Baik itu dari bahan dan cita rasa, Bill Niles memang cukup berani dalam menciptakan opsi makanan yang menarik. Sosok istimewa lainnya adalah David Lynch. Dia adalah sang pemilik restoran. Namun, David tidak sekedar menjadi orang nomor satu di St. Vincent Tavern and Wine Merchant. Namanya ternyata sudah cukup dikenal di dunia winery karena dia adalah seorang sommelier. Titel itu diberikan pada orang-orang yang ahli dalam urusan anggur, baik untuk menentukan kualitas hingga cita rasa. Pengalaman dan pengetahuan David tentang wine memang sudah tidak lagi perlu diragukan. Sebelum mendirikan restorannya sendiri, dia merupakan sommelier di Quince dan Cotogna. David sekaligus menjadi penulis dan editor di Bon Appetit yang mempunyai kolom reguler bernama Wine Insider. Dengan kapabilitasnya, sudah bisa dipastikan bahwa anggur yang hadir di St. Vincent Tavern and Wine Merchant pastinya sangat berkualitas.

Menu dan Daya Tarik Lain di St. Vincent Tavern and Wine Merchant

Makanan yang disajikan akan menjadi perhatian lainnya. Cita rasa khas California akan bisa ditemukan di berbagai makanan yang ada. Seperti yang sudah disebutkan, Bill Niles memang menjadi sosok utama di bidang tersebut. Keberanian dan kreativitasnya dalam menciptakan dan mengolah menu membuat St. Vincent Tavern and Wine Merchant semakin istimewa. Salah satu hal unik dari Bill Niles adalah kehadiran menu dengan bahan utama berupa bulu babi. Bahan makanan yang dimaksud memang kurang diminati sebagian orang. Selain itu, pengolahannya tidaklah mudah. Perlu keterampilan khusus untuk bisa membuat bulu babi menjadi makanan yang lezat. Duri-duri beracun menjadi salah satu tantangan untuk mengolah biota laut tersebut. Walau begitu, Bill Niles mampu menyulapnya menjadi menu yang lezat dan ternyata banyak orang sangat menyukainya. Ada opsi seafood hingga steak yang bisa ditemukan dengan beragam cara pengolahan. Anda bisa memilih menu favorit yang direkomendasikan atau mencoba hal-hal baru dari daftar yang sudah ada.

Wine memang tetap menjadi salah satu hal utama yang dicari di St. Vincent Tavern and Wine Merchant. Peran dari David Lynch memang menjadi magnet bagi para pecinta minuman anggur dari berbagai tempat. Walau restorannya berada di San Francisco dan menyajikan beragam menu dengan pengaruh cita rasa California, sebagian besar anggur atau wine yang disajikan justru berasal dari negara lain. Secara khusus, akan banyak ditemukan beragam botol yang berasal dari Prancis dan Italia. Preferensi David memang sangat berpengaruh dan anggur dari Italia menjadi salah satu signature dari restoran tersebut. Urusan rasa sudah tidak lagi perlu diragukan. Menariknya, anda dan pengunjung lainnya tidak harus memesan satu botol penuh. Ada opsi untuk memesan separuh botol saja.

Pelayanan yang ada pun sangat bagus. Para pengunjung yang bahkan kurang tahu dengan menunya bisa meminta informasi dari pramusaji yang akan membantu menjelaskan detail makanan dan minuman yang ada. Karena St. Vincent Tavern and Wine Merchant mempunyai perhatian lebih pada anggur, pengunjung bisa mencari tahu rekomendasi anggur hingga meminta saran terkait wine pairing. Hal tersebut menjadi salah satu pelayanan istimewa yang ada. Dengan banyaknya pilihan yang disediakan, pastinya ada pengunjung yang kurang paham terkait opsi anggur yang cocok untuk menu makanan tertentu. Staff yang ada sudah dilatih secara profesional untuk memberikan referensi dan saran terkait hal tersebut.

Masih ada banyak hal menarik yang bisa ditemukan di St. Vincent Tavern and Wine Merchant. Kenyamanan hingga kepuasan pastinya akan sangat terjamin dengan adanya orang-orang yang memang sangatlah ahli baik di dapur ataupun di penyediaan anggur berkualitas. Tidak heran kalau restorannya memang sangatlah ramai setiap harinya. Untuk dinner hours yang ada, Senin sampai Kamis akan tersedia dari 17.30 hingga 22.00. Di hari Jumat dan Sabtu, dinner hours ada di pukul 17.30 sampai 23.00. Sedangkan untuk jadwal brunch, hanya ada di hari Sabtu mulai dari jam 11.00 hingga 14.00